Tampilkan postingan dengan label Tips-Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips-Trik. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 September 2009

Jurus Melawan Aksi Pencurian Online

Jakarta - Seiring perkembangan teknologi, khususnya internet, tindak kejahatan di dunia maya pun kian merajalela. Salah satu tindak kejahatan cyber yang harus kita waspadai adalah aksi phishing (pencurian data identitas pribadi).

Modus yang sering dilakukan oleh para phisher -- istilah untuk orang yang melakukan phishing -- adalah dengan mengirim email yang seolah-olah berasal dari sebuah perusahaan resmi. Tujuannya untuk memancing user agar memberikan informasi pribadi yang kemudian digunakan untuk mencuri identitas.

Para phisher memang seolah tak pernah kehabisan akal untuk melancarkan aksinya. Berbagai sarana digunakan untuk memuluskan usaha mereka mencuri informasi, termasuk melalui pop-up windows, URL yang tampak seperti alamat situs resmi, dan sebagainya.

Berikut beberapa tips Symantec untuk membentengi diri dari tindak pencurian di dunia maya:

-. Waspadalah dengan email-email yang meminta informasi rahasia, apalagi jika mengatasnamakan perusahaan finansial, karena pada umumnya perusahaan-perusahaan resmi tidak akan pernah meminta informasi rahasia melalui email.

-. Jangan memberikan informasi penting saat merasa tertekan, karena biasanya phisher sering menggunakan taktik menggertak atau mengancam calon korban. Misalnya mereka mengancam akan menonaktifkan sebuah akun atau menunda layanan sampai akhirnya Anda merasa terpojok dan memberikan informasi tertentu. Lebih baik Anda menghubungi langsung penjualnya untuk memastikan otentisitas permintaan mereka tentang suatu informasi.

-. Kenalilah aturan privasi suatu situs.

-. Email penipuan biasanya tidak bersifat personal (khusus), sementara email resmi dari suatu bank biasanya mencantumkan akun Anda yang terdaftar di perusahaan mereka.

-. Hindari mengisi informasi rahasia dalam sebuah form yang disertakan dalam sebuah email

-. Jangan langsung mengklik link yang tercantum di email untuk membuka sebuah situs. Lebih baik buka sebuah jendela browser baru dan ketik URL di address bar.

-. Pergunakan software terpercaya untuk menangkal aksi phishing. Norton Internet Security dapat menjadi salah satu pilihan, karena software ini secara otomatis akan mendeteksi dan memblokir situs-situs palsu. Selain itu, Norton Internet Security juga dapat mengidentifikasi otentisitas situs-situs bank dan perbelanjaan.

Dengan melakukan langkah-langkah di atas, niscaya Anda dapat terhindar dari aksi phishing.


Penulis, Effendy Ibrahim, adalah Norton Business Lead untuk wilayah Asia Selatan.

Anda punya cerita, tulisan atau opini seru seputar keamanan cyber? Ikuti kompetisi Menulis Cerita Seru Berhadiah iPod di detikINET Forum.

( faw / ash )| Penulis: Effendy Ibrahim - detikinet
Continue Reading...

Phishing, Apa dan Bagaimana Cara Kerjanya?


Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Dalam ruang lingkup computer security, phishing adalah salah bentuk kejahatan elektronik dalam bentuk penipuan. Dimana proses phishing ini bermaksud untuk menangkap informasi yang sangat sensitive seperti username, password dan detil kartu kredit dalam bentuk menyaru sebagai sebuah entitas yang dapat dipercaya/legitimate organization dan biasanya berkomunikasi secara elektronik.

Komunikasi yang dipakai ini mulai dalam bentuk web site social yang sangat popular di mata masyarakat, site-site auction/lelang, pengolah transaksi online payment atau dalam bentuk lain yang biasanya user menggunakan site tersebut untuk kepentingan administrasi, seperti email site, site jejaring public, dan lainnya.

Bentuk phishing yang lain adalah mengirimkan email official dan instant messaging kepada user yang biasanya menggunakan site-site legitimate dan site-site nama besar perusahaan yang dikenal masyarakat dilengkapi dengan logo perusahaan, header email official sampai dengan cap dan tanda tangan salah satu pimpinan perusahaan tersebut.

Cukup fantastis untuk mempengaruhi user, tujuan dari phishing ini bermacam-macam: Pertama, hanya untuk menangkap user account dan password, bertujuan untuk exploitasi data user dan administrator.

Kedua, memberikan tawaran investasi palsu, bertujuan untuk menipu. Tiga, bisa saja memberikan informasi sesat kepada user, yang bertujuan untuk melakukan justifikasi buruk kepada perusahaan lain (black campaign), teknik yang terakhir ini dapat dikatakan social engineering, sebuah teknik yang jarang dilakukan oleh hacker tetapi sangat ampuh untuk membuat opini buruk kepada perusahaan pesaingnya.

Teknik phishing pertama kali disampaikan dalam seminar TI di sebuah forum internasional di US oleh International HP group Interex pada tahun 1987. Istilah phishing pertama kali dibukukan dan dicatat pada 2 Januari tahun 1996 oleh AOL Usenet newsgroup. Istilah lain dari phishing adalah phreaking, istilah ini dipakai untuk menangkap informasi-informasi yang berjenis financial, tetapi tidak begitu popular dikalangan hacker.

Berbagai Teknik Phishing

1. Social Engineering, masyarakat memiliki sebuah reaksi terhadap kejadian-kejadian penting, teknik ini sangat ampuh digunakan oleh hacker untuk menangkap informasi-informasi penting tanpa usaha yang rumit, seperti mengirimkan header email "Bantulah Rakyat Aceh yang tertimpa Tsunami, kirimkan informasi anda sebagai volunteer", header email lain yang menyentuh "Bantulah Korban Bencana Alam Situ Gintung, kirimkan secuil harta anda kepada mereka", dan lainnya.

2. Manipulasi Link, teknik ini adalah menyesatkan user dengan mengklik salah satu URL yang ada di email legimate yang dikirimkan oleh hacker, seluruh email isinya asli dari perusahaan yang mengirimkannya, tetapi ada salah satu link yang dibelokkan oleh hacker yang akan menuju ke server lain yang bukan server sebenarnya (unlegitimate server). Nah, informasi user akan tertangkap oleh server palsu tersebut.

3. Filter Evasion, seorang ahli phisher/hacker akan menggunakan teknik ini untuk menghindari jeratan/filter phishing, biasanya akan menempelkan image untuk phishing, sehingga filter phishing yang dibuat oleh developer tidak dapat mengetahui adanya phishing atau tidak.

4. Website Forgery, seorang user sebagai korban yang mengunjungi website phishing tidak dapat mengetahui secara pasti, apakah website tersebut asli atau palsu, karena website akan dibuat sedemikian rupa sama dengan aslinya. Mungkin Anda masih ingat kasus website palsu clickbca.com atau kilkbca.com yang digunakan untuk menangkap username dan password user yang salah ketik ke situs tersebut.

Sekarang sudah lebih aman karena dilengkapi token untuk filtering transaksi e-banking. Teknik ini sangat ampuh dan sudah lama digunakan oleh hacker untuk mengelabui user. Teknik ini terkenal dengan sebutan Man-in-the middle.

5. Phone Phishing, tidak semua serangan phishing menggunakan website palsu. Seringkali hacker menggunakan media lain yang digunakan untuk phishing. Model phone phishing digunakan para hacker untuk mengelabui para user, biasanya mengirimkan email yang berlogo asli bank yang dipakai oleh user.

Dengan menggunakan beberapa kalimat official, hacker berdalih melakukan maintenance atau meningkatkan keamanan account bank user, si user dipersilahkan memasukkan kembali username dan password internet banking atau account banking, kemudian ditambahkan nomor telpon administrator atau customer service sebagai heldesk problem ini. Tetapi semua fasilitasi ini adalah palsu, dengan harapan user tidak sadar tertipu dan semua informasi rahasia bahkan mentransfer sejumlah dana kepada para phone phising tersebut.

6. Teknik phone phishing yang lain adalah menempelkan script kecil ke situs-situs banking yang legitimate. Bila user tidak teliti maka user akan terkena jebakan yang akan menggiring user tersebut ke sebuah situs palsu tetapi official. Situs ini bisa dikatakan aspal, karena user tidak menyadari sedang mengakses situs palsu di dalam situs asli.

Teknik ini digunakan hacker untuk menangkap semua informasi rahasia si user. Nah, dengan bocornya semua informasi penting ini, akan dapat digunakan oleh hacker untuk melakukan aksi phishing kepada user lain bahkan memperjualbelikan informasi tersebut.


*) Penulis adalah IGN Mantra, Analis Senior Keamanan Jaringan dan Pemantau Trafik Internet ID-SIRTII sekaligus Dosen Keamanan Jaringan dan Cybercrime, dapat dihubungi di email: mantra@idsirtii.or.id.
( ash / ash )|Penulis: IGN Mantra - detikinet
Continue Reading...
 

APOLOGIZE....YAA

Sebelumnya saya meminta maaf kepada semua pihak,. dikarenakan tidak semua konten yang saya publikasikan asli buatan saya, maka dari itu saya pastikan mencantumkan link sumber postingan tersebut berasal..,Tujuan saya hanya ingin menyajikan sebuah blog dengan info-info yang mungkin belum pernah diketahui, info-info terkini, dan info-info yang sedang marak dan info yang aneh-aneh.....disini tempatnya----> apabila ada yg tidak puas dan merasa haknya di langgar, harap segera hub saya Via E-mail. Thanks atas kunjungannya *_*

Foto Pengunjung

Tahukah Anda..? Copyright © 2009 WoodMag